Skip to main content

Pentingnya Keamanan dan Kenyamanan Berkendara

                Keselamatan di jalan raya erat keterkaitannya dengan banyak faktor, yaitu perilaku pengendara pada umumnya, budaya berkendara, budaya masyarakat yang menyangkut hal yang lebih luas daripada sekadar perilaku berkendara, perilaku pejabat pembuat keputusan peraturan berkendara, perilaku petugas lalu lintas (polisi, DLLAJR), penegakan hukum dan peraturan lalu lintas, kondisi jalan dan mungkin masih banyak hal lainnya.
            Sependek pengetahuan dan pengamatan saya dalam peristiwa sehari-hari, baik melalui berita media massa maupun kejadian yang saya lihat di lingkungan sekitar, masalah keamanan dan kenyamanan berlalu lintas tidak sesederhana uraian yang menganggap kekacauan kondisi lalu lintas dilihat dari satu perspektif tunggal.
            Bagaimana pedoman dan saran bijak berkendara bisa menjadi kebiasaan berdasarkan kesadaran pentingnya keamanan dan kenyamanan setiap individu pengendara dan pengguna jalan (misalnya, penumpang sepeda motor dan ojek)?
            Akhirnya, keamanan dan kenyamanan berkendara dan berada di jalan raya menurut saya adalah masalah dan kepentingan bersama. Konsekuensi idealnya adalah, hal ini menjadi tanggung jawab bersama, dimulai dari kesadaran dan niat setiap pribadi pengendara, pengguna jalan, membentuk komunitas missal pengendara dan pengguna jalan, yang diatur oleh produk kebijakan pemerintah, diawasi pelaksanaan dan dikenakan sanksi dengan ketegasam aparat yang bersangkutan.

            Semoga hal ini menjadi salah satu cita-cita masyarakat secara bersama-sama, yang artinya, semua berusaha menjalankan pedoman ketertiban, dan semua akan menikmati hasilnya. Jangan menjadi masyarakat, pribadi atau aparat yang berstandar ganda.

Comments

Popular posts from this blog

MANFAAT IPTEK DALAM MENGATASI KEMISKINAN DAN EFEK TEKNOLOGI BAGI MASYARAKAT YANG BELUM SIAP MENTAL

     Manfaat IPTEK dalam mengatasi kemiskinan dan efek bagi masyarakat yang belum siap mental. Kita semua juga pasti tahu tenologi di era jaman sekarang dan begitu cnggihnya teknologi sekarang, terus apakah teknologi yang canggih itu sudah bermanfaat untuk mengatasi kemiskinan?? Saya rasa belum sama sekali, dan kemudian bagaimana cara untuk memanfaatkan ilmu teknologi untuk mengatasi kemiskinan?      Saya akan sedikit membahas tentang hal tersebut, di indonesia kita juga pasti tahu banyaknya angka kemiskinannya, 50 % dari penduduknya rata-rata di penuhi rakyat dengan kemiskinan.Indonesia memiliki lebih Kecil Menengah dari negara-negara lain, kita dapat membuat kesimpulan bahwa orang Indonesia memiliki pola pikir kewirausahaan lebih dari negara lain. IPTEK juga jarang sekali di manfaatkan,  karena kurangnya infrastruktur, koneksi internet biaya tinggi dan kurangnya ketrampilan menggunakan IPTEK. Orang di seluruh dunia telah mengetahui...

Menciptakan Keindahan

Saya ingin membahas sedikit tentang keindahan dan bagaimana cara saya untuk menciptakan keindahan. Keindahan adalah sesuatu hal yang positif, itulah kenapa keindahan di ciptakan. Karena hampir semua orang sangat suka dengan yang indah-indah. Indah lebih menonjol di pandangan kita semua adalah di bidang visual.seperti halnya lukis, puisi, dekorasi, dan lain sebagainya. Salah satunya lukisan, dimana keindahan yang bisa membuat kita puas dengan melihatnya, contoh misalnya keindahan lukisan pemandangan alam dan lukisan lain sebagainya. Saya memang lebih cenderung suka dengan seni lukis, karena saya juga hobby dengan menggambar ataupun melukis. Jadi menurut saya, dengan melukis dan menggambar kita bisa menciptakan keindahan atau suatu seni rupa yang bisa dinikmati oleh banyak orang. Dan disitulah kita bisa menciptakan keindahan tersebut. Jadi kesimpulannya hal yang sudah saya lakukan untuk menciptakan suatu keindahan adalah dengan menggambar dan melukis. Dan menurut saya melu...

Efek Buruk Junk Food Terhadap Kesehatan

              Boleh saja kita memakan makanan cepat saji (junk food) tetapi kalau hal ini dilakukan setiap hari, akan berdampak buruk pada kesehatan kita. Tidak percaya?                 Salah satu pembutktian pernah dilakukan oleh para ilmuwan dari Universitas Glasgow yang melakukan percobaan pada sejenis unggas yang dibagi menjadi dua kelompok. Pertama diberi makanan yang kualitasnya tidak layak makan, semacam junk food. Sementara kelompok lainnya diberi makanan dengan takaran sesuai yang dibutuhkan.                 Dari studi tersebut, para ilmuwan menemukan bahwa unggas yang diberi makanan sejenis junk food pada usia dua minggu pertama dalam hidupnya lebih cepat mati. Hal ini karena zat anti penuaan dan antioksidan yang diproduksi tubuhnya hanya bertambah sedikit.     ...