Skip to main content

KONDISI UMAT BERAGAMA SAAT INI DAN TANGGAPAN TENTANG SEKTEX SESAT


Kondisi umat Bergama saat ini
             Menurut keyakinan dan kepercayaan orang Agama adalah suatu kepercayaan yang diananut oleh seseorang ,DiIndonesia ada 5 negara yang diakui oleh pemerintah yaitu: Islam, Kristen, Hindu, Budha, dan Konghucu.Kerukunan antar umat beragama penting dijaga agar kehidupan hormonis dalam bermasyarakat, beragama, bersuku dan adat istiadat bisa terus berkembang dengan baik secara harmonis.  Saat ini, umat beragama di Indonesia sudah terlalu terlena dengan ilmu-ilmu pengetahuan yang semakin banyaknya dan pada akhirnya menjauhkan mereka dari nilai-nilai yang sebenarnya. Di lain pihak, golongan umat yang lebih sedikit mengenyam pendidikan justru menjadi fanatis terhadap sekte X dan kemudian melakukan tindakan-tindakan yang menjurus pada radikalisme. Dari kondisi ini, dapat terlihat bahwa umat beragama Indonesia masih terjebak dalam suatu ketersesatan karena tidak sanggup menunjukkan nilai-nilai yang dapat mereka yakini,meskipun sudah mengakui sebagai agamanya. Bisa dilihat dari bagaimana maraknya kasus-kasus besar yang telah menjangkiti para pemimpin bangsa Indonesia saat ini. Mulai dari kasus korupsi yang sangat marak, kerusuhan-kerusuhan atas dalih agama, dan lain-lain. Semua ini bisa terjadi karena masih kurangnya pemahaman akan moralitas yang benar tentang agama  oleh sebagian besar orang di Indonesia.
             Sebenarnya sekelompok sekte x itu bisa diartikan kedalam suatu hal yang positif dan negatif. Secara positif  sekte diwajarkan saja karena mungkin seseorang merasa nyaman dengan hal yang dianutnya.  Dan jika diartikan kedalam hal negatif seseorang yang menganut Sekte dapat merugikan orang banyak
             Jadi kesimpulannya kita harus benar memilih agama yang sesuai dengan kepercayaan kita. Dan jangan sampai kita termasuk ke golongan Sekte X.



Comments

Popular posts from this blog

MANFAAT IPTEK DALAM MENGATASI KEMISKINAN DAN EFEK TEKNOLOGI BAGI MASYARAKAT YANG BELUM SIAP MENTAL

     Manfaat IPTEK dalam mengatasi kemiskinan dan efek bagi masyarakat yang belum siap mental. Kita semua juga pasti tahu tenologi di era jaman sekarang dan begitu cnggihnya teknologi sekarang, terus apakah teknologi yang canggih itu sudah bermanfaat untuk mengatasi kemiskinan?? Saya rasa belum sama sekali, dan kemudian bagaimana cara untuk memanfaatkan ilmu teknologi untuk mengatasi kemiskinan?      Saya akan sedikit membahas tentang hal tersebut, di indonesia kita juga pasti tahu banyaknya angka kemiskinannya, 50 % dari penduduknya rata-rata di penuhi rakyat dengan kemiskinan.Indonesia memiliki lebih Kecil Menengah dari negara-negara lain, kita dapat membuat kesimpulan bahwa orang Indonesia memiliki pola pikir kewirausahaan lebih dari negara lain. IPTEK juga jarang sekali di manfaatkan,  karena kurangnya infrastruktur, koneksi internet biaya tinggi dan kurangnya ketrampilan menggunakan IPTEK. Orang di seluruh dunia telah mengetahui...

Menciptakan Keindahan

Saya ingin membahas sedikit tentang keindahan dan bagaimana cara saya untuk menciptakan keindahan. Keindahan adalah sesuatu hal yang positif, itulah kenapa keindahan di ciptakan. Karena hampir semua orang sangat suka dengan yang indah-indah. Indah lebih menonjol di pandangan kita semua adalah di bidang visual.seperti halnya lukis, puisi, dekorasi, dan lain sebagainya. Salah satunya lukisan, dimana keindahan yang bisa membuat kita puas dengan melihatnya, contoh misalnya keindahan lukisan pemandangan alam dan lukisan lain sebagainya. Saya memang lebih cenderung suka dengan seni lukis, karena saya juga hobby dengan menggambar ataupun melukis. Jadi menurut saya, dengan melukis dan menggambar kita bisa menciptakan keindahan atau suatu seni rupa yang bisa dinikmati oleh banyak orang. Dan disitulah kita bisa menciptakan keindahan tersebut. Jadi kesimpulannya hal yang sudah saya lakukan untuk menciptakan suatu keindahan adalah dengan menggambar dan melukis. Dan menurut saya melu...

Efek Buruk Junk Food Terhadap Kesehatan

              Boleh saja kita memakan makanan cepat saji (junk food) tetapi kalau hal ini dilakukan setiap hari, akan berdampak buruk pada kesehatan kita. Tidak percaya?                 Salah satu pembutktian pernah dilakukan oleh para ilmuwan dari Universitas Glasgow yang melakukan percobaan pada sejenis unggas yang dibagi menjadi dua kelompok. Pertama diberi makanan yang kualitasnya tidak layak makan, semacam junk food. Sementara kelompok lainnya diberi makanan dengan takaran sesuai yang dibutuhkan.                 Dari studi tersebut, para ilmuwan menemukan bahwa unggas yang diberi makanan sejenis junk food pada usia dua minggu pertama dalam hidupnya lebih cepat mati. Hal ini karena zat anti penuaan dan antioksidan yang diproduksi tubuhnya hanya bertambah sedikit.     ...